Langsung ke konten utama

Postingan

Baladeva, Komik Sastra Indonesia yang Mendunia

Ayu Sulistyowati Kompas, 21 Mei 2016
"Namun, ingatlah Kebo Parang, kendalikan tubuh dan pikiranmu, kelima elemen dalam dirimu. Karena, dengan itu, kau bisa mempergunakan pranamu dengan benar dan menghindarkanmu dari kehancuran".
Demikian petikan pesan Nyai Kalini kepada Kebo Parang dalam komik digital Chronicle of Calonarang: Baladeva produksi Tantraz Comics Bali, halaman 50.
Postingan terbaru

CRAZYBRO, NASKAH DRAMA AWAL ABAD DUA PULUH DUA

Naskah Drama: Rodli TL

Pengantar Penulis
Dua naskah drama ini ditulis sabagai tanda. Tanda saya ada, lantaran menulis, tanda ada penulis drama dan panggung, tanda masih ada hidup, tanda kebudayaan masih berkembang, tanda tempat dimana penulis tinggal ada peristiwa estetis dan intelektual yang menghubungkan dengan semuanya, bahkan pada hal yang trasendental, Tuhan.

Afrizal, Modernitas dan Kecemasan

Fikram Farazdaq *
riaupos.co

Lisensia puitika menghamparkan “kebebasan” bagi penyair untuk menggunakan bahasa. Konvensi yang telah pakem, suatu ketika bisa dibelokkan demi menemukan ungkpan estetik yang berbeda dari kejamakan. Afrizal Malna memilih menyisiri jalan berbeda dari kejamakan, bukan saja menghancurkan konvensi, melainkan mempertanyakan lebih dalam apa yang disebut estetis dan mengobrak-abrik stuktur.

Sastra-Indonesia.com

Pasar Seni Indonesia